Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juli 2010

Pahami Tentang Flu Kucing Saat Ini

Penyakit flu sering terjadi pada kucing, terutama pada kucing Persia yang belum divaksinasi dan mudah sekali menular kepada kucing lain. Penyakit ini jarang menyebabkan kematian pada kucing dewasa tetapi dapat berakibat fatal bila menyerang anak kucing. Meskipun pada kucing dewasa jarang berakibat fatal, gejala-gejala penyakit seperti pilek dan bersin-bersin dapat berlangsung cukup lama. Oleh karena itu pencegahan dengan vaksinasi rutin merupakan tindakan terbaik.

Apakah Flu Kucing itu?

Flu kucing adalah penyakit pada kucing yang biasanya disebabkan oleh infeksi satu atau kombinasi beberapa virus (virus herpes dan virus calici) dan bakteri.

Bagaimana cara penularan Penyakit ini ?

Sepertihalnya penyakit flu pada manusia, flu kucing juga menyebar melalui air liur,cairan bersin/droplet yang mengandung virus. Droplet ini tersebar melalui bersin, kontak langsung atau tidak langsung melalui peralatan yang tercemar virus.Masa inkubasi penyakit ini dapat mencapai 3 minggu, artinya kucing bisa saja tidak menunjukkan gejala sakit flu hingga 3 minggu sejak virus menyerang.

Apakah Flu kucing menular pada manusia ?

Tidak. Virus flu pada kucing berbeda dengan virus flu yang menyerang manusia.

Apakah flu kucing dapat diobati ?

Pemberian obat-obatan seperti antibiotik lebih bersifat mencegah infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri. Obat-obat lain yang diberikan biasanya bertujuan untuk mengurangi gejala flu seperti menurunkan panas, melegakan pernafasan dan menghilangkan lendir saluran pernafasan yang berlebihan.

Apakah Kucing yang terserang Flu dapat kembali sehat ?

Biasanya kucing yang terserang flu kembali sehat dalam beberapa minggu. Pada beberapa kasus infeksi dan gejalanya berlangsung lebih lama, Kucing terlihat selalu bersin-bersin dan pilek selama beberapa bulan.

Perlukah diberi vitamin atau suplemen ?

Vitamin dan suplemen dapat membantu meningkatkan kondisi dan sistem kekebalan tubuh kucing yang sedang sakit. Konsultasikan dengan dokter hewan vitamin/suplemen yang cocok beserta dosisnya.

Apakah Vaksinasi dapat menyembuhkan kucing yang sakit flu ?

Vaksinasi lebih bersifat pencegahan.Vaksinasi rutin tidak 100 % melindungi kucing Persia dari penyakit. Pada kucing yang rutin divaksinasi, meskipun terserang flu biasanya tidak parah dan lebih cepat sembuh.

Sumber : kucingkita.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Rabu, 07 Juli 2010

Menjadi Breeder Kucing Persia



Dibandingkan ras-ras lainnya, kucing persia sampai saat ini masih terpopuler di kalangan penggamar di Indonesia. Ia bukan hanya bisa dijadikan hobi maupun teman setia di rumah, tetapi juga komoditas bisnis yang menguntungkan.

Harga seekor kucing (kelas standar) paling murah Rp 750.000, sedangkan kelas lomba mencapai Rp 2,5 juta - Rp 10 juta. Memang, biaya perawatan juga mahal, namun bisnis ini tetap menguntungkan.

Kucing persia dapat dikenali dari karakteristik bulunya, yaitu lebat, panjang, tebal, tetapi sangat halus ketika diraba. Tidak heran jika ia dijuluki sebagai longhaired cat (lihat juga Warna Beragam). Bulu-bulu tersebut mempunyai variasi dan pola yang teratur. Bulu matanya juga indah dan menawan. Belum lagi tubuhnya yang montok dan lembut, sehingga kian sedap dipandang mata. Sesuai dengan namanya, kucing ini berasal dari Persia (Iran), dan dibawa ke Eropa sekitar abad ke-16. Saat ini popularitasnya melebihi ras-ras lain yang ada di dunia.

Apabila Anda ingin menjadi breeder, usahakan pernah memelihara kucing persia minimal satu tahun. Sebab kalau tidak diawali dari kegemaran terlebih dulu, dikhawatirkan akan panik dan bingung saat menghadapi persoalan dan kendala di tengah jalan.

Tetapi jika menjadi breeder, ada tugas lain yang tak kalah berat. Misalnya merencanakan dan menjalankan program perkawinan, serta merawat induk dan anak-anaknya pada masa sapih. Kucing persia membutuhkan perhatian ekstra, karena bulu-bulu panjangnya. Setiap hari mesti disisir agar bulu-bulu yang rusak/mati dapat luruh dan terpisah dari bulu-bulu yang sehat.


Lingkungan, terutama kandang, juga mesti dijaga agar selalu bersih. Jangan biarkan bekas makanan dan tumpahan air minum mengotori kandang, karena dapat menyebabkan bulu-bulunya kusam atau menggumpal.

Jika Anda lalai menjaga kebersihan dan kesehatan bulu, maka berbagai masalah kulit dan bulu akan datang silih berganti. Sebaiknya kucing dimandikan secara rutin, untuk membantu membuka pori-pori kulit yang tertutup kotoran.

Selain itu, untuk menjaga keindahan dan pertumbuhan bulu, berikan suplemen vitamin E dan minyak ikan, yang bisa dibeli di petshop terdekat. Dengan perawatan yang baik, kucing dapat hidup sampai 15 tahun lebih

Makanan kucing ras seperti persia memang mahal, dan umumnya tersedia di petshop dalam bentuk kering, setengah basah, dan kaleng. Pilihlah makanan yang sesuai dengan umur kucing. Air minum juga harus selalu tersedia, agar kucing tidak mengalami dehidrasi.

Selain makanan, faktor lain yang tak boleh dikesampingkan adalah kandang dan kesehatan. Setiap kucing harus disediakan kandang sendiri, terutama jika sudah berumur enam bulan.

Kalau kita masih menggunakan kandang koloni, dikhawatirkan terjadi perkawinan yang terlalu dini.

Vaksinasi dilakukan minimal sekali dalam setahun, sedangkan pemberian obat cacing setiap 3 bulan sekali. Hal ini sangat penting, agar kesehatan kucing-kucing berharga mahal ini tetap prima.

Kucing yang sehat dapat diamati dari bulu-bulunya yang mengkilap, terasa halus saat diraba, sorot matanya bersinar, telinga bagian dalam berwarna merah muda dan kering, dan daerah sekitar anus (di bawah ekor) terlihat bersih.


http://www.suaramerdeka.com/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Selasa, 06 Juli 2010

Mempunyai Kucing Persia Hamil

Merawat dan menjaga kucing Persia ketika hamil boleh dikatakan gampang2 susah. Karena kehamilan kucing juga sangat rentan keguguran, oleh berbagai macam sebab yang mungkin tanpa kita sengaja atau sadari. Tapi semua juga tergantung pada si kucing,ada yang fisiknya kuat dan ada juga yang fisiknya lemah. Sehingga kita perlu untuk berhati2 dalam merawat dan menjaganya. Saya pernah mengalami kegagalan dalam menjaga dan merawat kehamilan salah satu kucing kesayang saya. Mungkin karena waktu itu juga saya sangat sibuk dan kurang memperhatikan kondisinya.

Semuanya bukan karena saya sama sekali tidak perduli loh….tapi ada sebab2 yang harus kita perhatikan untuk menjaga kondisi kehamilan kucing kita agar tidak keguguran. Dan kali ini saya akan membantu teman2 untuk bisa merawat dan menjaga kucing kesayangan teman2 agar tidak mengalami keguguran.

1. Jangan pernah memandikan kucing ketika sedang hamil walaupun satukali

2. Jangan sering2 memegang,menekan atau meremas perut kucing

3. Jangan menggedong kucing ketika sedang hamil

4. Jangan membuat kaget atau jangan buat kucing jadi terkejut dengan apapun

5. Berilah vitamin2 khusus kucing

6. Berilah makanan yang banyak mengandung gizi dan kalsium untuk perkembangan bayi2 dalam kandungannya

7. Sediakan tempat yang hangat utuk kucing hamil istirahat dan tidurnya

8. Berilah kasih sayang dan perhatian yg tulus padanya

Semoga apa yang saya tuliskan tersebut diatas bisa membantu teman2 untuk labih berhati2 dalam merawat dan menjaga si kucing persia yg sedang dalam keadaan hamil. Selebih nya mohon maaf bila ada kekurangan nya

Sumber : kucingpersian.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia